Waspada Developer Nakal


Pengembang atau developer seharusnya menjadi patokan dalam memiliki bangunan yang aman, baik, dan terjamin status hukumnya. Namun, ternyata ada juga yang sampai nekat menjadi developer nakal yang suka mencari keuntungan dengan membelokkan fakta di atas tinta. Hal ini penting sekali untuk diketahui oleh para calon pembeli rumah, baik yang secara cash ataupun lewat KPR. Apalagi, jika anda tergolong awam atau ini adalah pertama kalinya anda akan membeli sebuah rumah.

Developer tidak terkenal atau track record-nya tidak baik

Sebelum membeli rumah, anda juga harus meneliti betul siapa pengembang atau developer yang menjual rumah tersebut. Anda harus tanyakan kepada pengembang, proyek apa saja yang pernah mereka bangun. Kemudian, cari tahu mengenai perkembangan proyek yang pernah dibangun itu, apakah berjalan lancar atau terkendala. Jika memang ada masalah, sebaiknya anda berpikir dua kali untuk membeli rumah dari pengembang tersebut. Karena ini adalah salah satu ciri-ciri developer nakal yang harus anda hindari. Lebih baik jika anda membeli rumah dari developer yang sudah terkenal saja untuk masalah keamanan. Atau setidaknya, meski bukan developer terkenal, anda harus pastikan ini bukan developer abal-abal. Developer abal-abal biasanya hanya menggunakan nama PT dan nama perusahaannya tidak bisa ditemukan di internet. Rekening yang digunakan untuk menerima uang pun biasanya atas nama pribadi dan bukan atas nama PT atau perusahaan. Jika anda menemukan developer yang seperti ini, baiknya anda urungkan niat saja dan cari developer lain yang tidak punya ciri-ciri developer nakal.

Rumah yang dijual masih indent

Membeli rumah yang statusnya masih indent memang perlu kehati-hatian ekstra. Jika anda harus hati-hati dalam membeli rumah yang sudah ada wujudnya, apalagi ketika membeli rumah yang belum ada? Indent dalam membeli properti berarti pembeli tidak bisa melihat langsung rumah yang dibelinya. Dalam arti lain, pembeli perlu memesan serta membayar lebih dahulu meski barang properti tersebut belum dibangun. Inilah sebab mengapa ciri-ciri developer nakal yang satu ini mudah sekali untuk dideteksi. Tentu saja, lebih mudah untuk mereka melakukan penipuan ketika rumah yang hendak dijual belum berwujud dan hanya punya keterangan mengenai lokasi. Bukan berarti anda tidak boleh membeli rumah yang statusnya masih indent. Tapi, anda harus pastikan benar developer yang menjual rumah indent ini developer yang kredibel dan tidak memiliki ciri-ciri developer nakal.

Waktu serah terima rumah lama

Ciri-ciri developer nakal selanjutnya adalah lambannya proses serah terima rumah. Biasanya, developer beralasan lambannya serah terima dikarenakan mereka sedang pecah sertifikat. Sebelum anda melakukan pembayaran apapun, baiknya anda cari tahu dulu mengenai siapa saja yang sudah membeli rumah di sana. Anda bisa tahu, apakah mereka menerima rumah yang dibeli dalam jangka waktu yang dijanjikan atau tidak. Ciri-ciri developer nakal yang sangat mudah terlihat lagi adalah developer tidak mau memasukkan pasal jangka waktu penyelesaian rumah ke dalam perjanjian jual beli. Jika memang jangka waktu serah terimanya lama, anda lebih baik rajin mengunjungi rumah yang sedang dibangun. Jika ada ketidaksesuaian, anda harus cepat-cepat komplain sebelum serah terima rumah terjadi. Karena jika sudah serah terima, rumah akan sepenuhnya jadi milik anda meski kenyataannya tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Butuh Bantuan Klik Di sini